Wednesday, 9 November 2011

Akankah Semua Ini Abadi?

Egoku dan egomu mungkin sama kerasnya,
sehingga terkadang kesalah pahaman,
terjadi diantara diriku dan dirimu.

Ketakutanmu seringkali menjadi anggapan negatif bagiku,
begitu pula ketakutanku seringkali menjadi anggapan negatif bagimu.

Diriku dan dirimu pun tau kesalah pahaman ini ada,
karena aku dan kamu saling ingin menjaga,
walaupun terkadang cara dari pengertian,
aku padamu dan kamu padaku,
tak dapat dimengerti dengan baik,
oleh diri kita masing-masing.

Ku tau kau takut kehilanganku,
dan kau pun jelas tau aku pun takut kehilanganmu.
Keinginanmu dan keinginginanku adalah sama,
inginkan semua rasa ini abadi dan tak kan pernah berubah.

Tanyaku pada Tuhan,
akankah semua ini abadi?
Aku tak tau dan kau pun tak tau.
Tapi Tuhan Jelas tau dengan segala kuasa-Nya,
dan pintaku dengan segala pintaku pada-Nya,
Ku ingin abadi bersamamu.

Pagi Yang Sunyi

Pagi ini seperti biasanya,
tak ada yang berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya.
Hatiku sunyi saat semua orang,
sibuk dengan kesibukannya masing-masing.

Seketika ku tersadar dari impian masa lalu,
ini bukan waktunya lagi tuk bermimpi.
Tapi waktu untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Tak akan pernah takut akan apapun,
itulah kalimat favouritku,
tetapi tuk saat ini kalimat sepantasnya,
adalah takutlah jika masa kelammu,
akan terulang di masa depan.

Bangunlah jiwa yang telah lama tertidur,
raih masa depan dengan kebahagiaan dan semangat kehidupan.
Jadikan masa lalumu sebagai pembelajaran,
sehingga kau tak terjatuh tuk kesekian kalinya.