Di bawah bayang-bayang sinar cahaya bintang,
kupintal hasrat-hasrat tanpa harap,
menyanyi lagu-lagu cinta,
sambil tengadah ke langit kosong.
Tidaklah mungkin lagu tercipta tanpa nada,
rumah pun tak akan berdiri tanpa tiangnya,
bahkan segala kenangan pun pergi,
tinggalku dalam kesendirian yang sempurna.
Kata-kata angkuh mungkin dapat membuat presepsi kamuflase. Tapi kejujuran dari sang berkata hanya ia yang tahu.
Thursday, 27 October 2011
Wednesday, 26 October 2011
Untukmu Jiwa Yang Tak Kumengerti
Tersimpan sejuta tanyaku padamu,
tentang hal apa yang telah kulakukan padamu,
sehingga kau membuatku bingung seperti ini,
apakah aku salah? aku tak tau.
Untukmu jiwa yang tak ku mengerti,
aku mencintaimu, aku sangat mencintaimu,
aku tak pernah berbohong kepadamu,
tapi mengapa kamu tak percaya padaku?
Untukmu jiwa yang tak ku mengerti,
berkatalah jika aku berbuat salah,
berkatalah sakit jika aku telah menyakitimu,
bukan dengan cara ini.
Kau kekasihku yang selalu ku lukai hatinya,
aku memang tak suci,
tapi bukan tak pantas kan aku bersanding denganmu?
Aku mencintaimu, dan telah jatuh cinta padamu,
aku tak tau, aku tak mengerti,
aku jujur tak mengerti akan semuanya.
Ada apa denganmu?
apa yang buatmu menjadi seperti ini?
kau buatku bingung,
kau buatku tak mengerti.
Karang kokoh pun akan hancur jika kau tak jaga,
karang pun akan melukaimu jika kau tak mencari sisi lembutnya,
karang takkan mampu melindungimu jika kau tak berada disisi seharusnya,
karang ini takkan kokoh tuk selamanya.
Untukmu jiwa yang tak kumengerti,
kau telah berhasil buatku bingung setengah mati,
dalam kesunyian dalam kesepian,
dan hanya tanda tanya besar yang hadir di benakku.
tentang hal apa yang telah kulakukan padamu,
sehingga kau membuatku bingung seperti ini,
apakah aku salah? aku tak tau.
Untukmu jiwa yang tak ku mengerti,
aku mencintaimu, aku sangat mencintaimu,
aku tak pernah berbohong kepadamu,
tapi mengapa kamu tak percaya padaku?
Untukmu jiwa yang tak ku mengerti,
berkatalah jika aku berbuat salah,
berkatalah sakit jika aku telah menyakitimu,
bukan dengan cara ini.
Kau kekasihku yang selalu ku lukai hatinya,
aku memang tak suci,
tapi bukan tak pantas kan aku bersanding denganmu?
Aku mencintaimu, dan telah jatuh cinta padamu,
aku tak tau, aku tak mengerti,
aku jujur tak mengerti akan semuanya.
Ada apa denganmu?
apa yang buatmu menjadi seperti ini?
kau buatku bingung,
kau buatku tak mengerti.
Karang kokoh pun akan hancur jika kau tak jaga,
karang pun akan melukaimu jika kau tak mencari sisi lembutnya,
karang takkan mampu melindungimu jika kau tak berada disisi seharusnya,
karang ini takkan kokoh tuk selamanya.
Untukmu jiwa yang tak kumengerti,
kau telah berhasil buatku bingung setengah mati,
dalam kesunyian dalam kesepian,
dan hanya tanda tanya besar yang hadir di benakku.
Tuesday, 25 October 2011
Yang Ku Sayang
Di ujung karang pun menjulang,
di tepi samudera nan luas,
kunantikan dirimu,
wahai kekasih hatiku.
Bagai seorang pangeran,
menanti kekasih yang hilang,
tak ku sangka impiankan datang,
terbayang di mata hatipun mengenang.
Walau ke ujung dunia,
pasti kan kunanti,
walau ke tujuh samudera,
pasti akan ku tunggu,
karena ku yakin kau hanya untukku.
Rindupun kini t'lah menggebu,
tak ingin hati kan s'lalu pilu,
karena hanya dirimu,
belahan hati dan seluruh jiwaku.
di tepi samudera nan luas,
kunantikan dirimu,
wahai kekasih hatiku.
Bagai seorang pangeran,
menanti kekasih yang hilang,
tak ku sangka impiankan datang,
terbayang di mata hatipun mengenang.
Walau ke ujung dunia,
pasti kan kunanti,
walau ke tujuh samudera,
pasti akan ku tunggu,
karena ku yakin kau hanya untukku.
Rindupun kini t'lah menggebu,
tak ingin hati kan s'lalu pilu,
karena hanya dirimu,
belahan hati dan seluruh jiwaku.
Monday, 24 October 2011
Rintihan Jiwa
Bila berita surga,
tak lagi membuat hati rindu.
Bila berita neraka,
tak lagi membuat hati merana.
Maka perhitungan amal,
hanyalah angan-angan.
Butalah jiwa,
tersesat fatamorgana.
Mati dalam jasad yang resah.
Berhentilah!
Wahai jiwa yang panjang angan-angan!
Wahai jiwa yang hanya mampu bernostalgia,
dengan sejarah kemenangan!
Wahai jiwa yang hanya mampu meruntuhi kesalahan
dan usaha orang lain!
Kini saatnya memberi makna buat diri sendiri!
Menoreh prestasi, mencatat kemuliaan diri!
tak lagi membuat hati rindu.
Bila berita neraka,
tak lagi membuat hati merana.
Maka perhitungan amal,
hanyalah angan-angan.
Butalah jiwa,
tersesat fatamorgana.
Mati dalam jasad yang resah.
Berhentilah!
Wahai jiwa yang panjang angan-angan!
Wahai jiwa yang hanya mampu bernostalgia,
dengan sejarah kemenangan!
Wahai jiwa yang hanya mampu meruntuhi kesalahan
dan usaha orang lain!
Kini saatnya memberi makna buat diri sendiri!
Menoreh prestasi, mencatat kemuliaan diri!
Tuesday, 18 October 2011
Sebuah Perpisahan Yang Terlalu Cepat #Anak Al-Ma'soem (XII IPA2)
Pagi ini rasanya tidak
ada yang berbeda dengan pagi sebelumnya, masih dengan gagahnya matahari
menyinari bumi ini dan seakan memberikan suatu hal yang terang didalam
langkah kami , namun rasanya setelah langkah ini mengantarkan saya
hingga saya sampai didalam sebuah kelas yang dimana kelas itu selalu
menemani suka dan duka kami bersama bapak kami tercinta, rupanya kabar
yang sangat membuat saya atau kami sangat terpukul, yah bapak kami telah
meninggalkan SMA Al-Ma'soem dan meninggalkan kami semua disaat keadaan
seakan baik-baik saja, ini semua semakin membuat kami bertanya ada apa
dan mengapa bisa seperti ini ? Terlepas dari itu semua didalam catatan
ini biarkan jemari saya menari diatas sebuah laptop kusam yang mencoba
menggambarkan prasaan saya dan mungkin sedikit mewakili prasaan kami
yang ada didalam sekolah ini atau lebih tepatnya prasaan kami sebagai
anak bapak yang ada dikelas XII IPA2, Bapak yang selalu menemani kami
dalam setiap langkah kami,bapak yang selalu mendengarkan keluh kesah
kami tentang pelajaran,pacar,dll, bapak yang selalu menyambut kami
dengan senyuman dan mengasongkan tangannya untuk berjabat tangan dengan
jabat tangan yang spesial seperti kami adalah sahabat yang selalu dekat
tanpa mengurangi rasa hormat kami terhadap bapak, bapak yang selalu
memberikan motivasi terhadap kami disaat kami tidak mendapatkan itu
semua dari orang terdekat kami, bapak yang selalu dengan ikhlas mengajak
kami bercanda hingga kami merasa kelas ini seperti keluarga yang saling
mengisi satu sama lain, bapak yang selalu dengan semangatnya mengajak
kami untuk segera meniti masa depan dan selalu mengingatkan kami akan
hal buruk karena bapak pernah mengalami masa dimana kami berada
sekarang, bapak yang selalu takut jika gagal mendidik kami dan gagal
membawa kami menuju tempat dimana kami inginkan, bapak yang selalu
menyempatkan waktunya untuk mengingatkan kami membayar DOP melalui
sebuah sms walawpun terkadang kami menanggapi hal ini dengan sepele
padahal bapak mengirimkan pesan itu ditengah berbagai macam
kesibukannya,bapak yang biasa kami lihat dari depan kelas kami tengah
sibuk dengan laptopnya dan masih sempat menengok jika kami panggil bapak
dan itu tidak akan pernah kami temui didalam sosok siapapun, dan banyak
lagi sosok bapak yang tidak bisa kami gambarkan dalam catatan ini
karena sosok bapak terlalu spesial sehingga tidak bisa kami jelaskan
dengan rinci, namun apapun itu sosok bapak dihati kami adalah sosok
bapak yang tidak akan kami temui semasa kami duduk dibangku sekolah,
kadang kami merasa kesal dengan bapak, kadang kami merasa tidak sepaham
dengan bapak tapi bapak selalu membawa kami hingga kami bisa berjalan
dengan satu visi dan misi, Tidak pernah terbesit sedikitpun didalam
benak kami bahwa uts ini adalah uts terakhir bapak menemani kami,rasanya
ini seperti sebuah petir disiang bolong yang datang dengan mengaggetkan
kami semua sehingga membuat kelas kami yang biasanya diwarnai dengan
canda kini hanya tersisa tangisan dan sebuah kesedihan karena kami harus
kehilangan sosok bapak kami tercinta, rasanya kebersamaan ini terlalu
cepat berakhir disaat kami akan mengahadapi UN yang selalu bapak
tekankan agar kami fokus dan fokus, bapak yang meninggalkan kami disaat
kami masih sangat membutuhkan sosok bapak diantara kami, disaat kami
membutuhkan sosok bapak untuk tetap memotivasi kami dan tetap ada dengan
senyumannya dan kesahajaannya yang selalu membuat kami ingat akan sosok
bapak, mungkin saya hanya 2 tahun mengenal sosok bapak tapi bukan
berarti saya tidak mengenal sosok bapak yang sangat dekat dengan saya
bahkan tak jarang saya mampir ke rumah bapak untuk sekedar curhat dan
mengganggu waktu istirahatnya tetapi bapak tetap menyambut saya dengan
senyuman dan memberikan solusi dari setiap masalah yang saya alami
walawpun mata baapak terlihat sudah sangat mengantuk, kami sangat
terpukul dengan kepergian bapak kami tercinta walawpun bapak mengirimkan
pesan melalui saya "tlg sebarkan : ... aku kan slalu ada di hatimu ...
", sesaat setelah pesan itu saya baca maka kami semakin terpukul karena
sampai detik ini kami masih mengaharapkan bapak tetap bersama kami dan
tidak selangkahpun jauh untuk meninggalkan kami namun pesan itu seolah
mengiyakan kabar yang menyebutkan bapak pergi dari kami tanpa alasan
yang kami ketahui dan rasanya alasan yang terlalu membuat kami merasa
bodoh jika kami membiarkan bapak begitu saja pergi meninggalkan kami,
didalam hati kami kami berkata "TOLONG JANGAN BIARKAN BAPAK KAMI PERGI"
karena begitu gagahnya sosok bapak dan begitu membutuhkannya kami dengan
sosok bapak bersama kekurangan dan kelebihan yang ada didalam diri
bapak, rasanya kami menyesal karena kami belum pernah membuat bapak
sangat bangga dengan kami, karena kami belum bisa membuat bapak melihat
kami lulus melalui jalur undangan,SNMPTN,PMDK,dan jalur lainnya yang
membuat kami masuk kedalam perguruan tinggi negri ternama karena dengan
itulah kami bisa sedikit membayar rasa lelah bapak menemani kami selama 3
tahun dengan prestasi kami mahasiswa dan mahasiswi ternama dengan
dorongan dan semangat lecutan yang selalu bapak tumbuhkan didalam diri
kami selama ini, Diakhir catatan ini ijinkan saya ataupun kami
mengucapkan terima kasih kepada bapak, ijinkan kami menguraikan air mata
kami untuk meminta maaf kepada bapak karena selama bersama bapak tak
jarang kami membuat bapak kecewa dengan tingkah kami, ijinkan kami tetap
menyimpan bapak sebagai sosok yang tak akan tergantikan didalam hati
kami, ijinkan kami untuk tetap mendapatkan motivasi dari bapak, ijinkan
kami membuat bapak tersenyum dengan prestasi kami walawpun mungkin tak
bisa kami berikan tepat dihari ini, masih ada hari-hari didepan yang
akan datang menyambut kami tanpa sosok bapak tetapi itu semua tidak akan
menjadikan kami lupa akan sosok bapak, dan kami berjanji tidak akan
pernah melupakan sosok ATEP NIRWANA didalam sejarah perjalan hidup kami
sampai kapanpun, ijinkan kami tetap menjadikan bapak sebagai bapak kami
tercinta dan ijinkan kami untuk tetap melihat sosok bapak seperti yang
selalu ada didalam catatan otak kami.
#didalam catatan ini mungkin saya sebagai penulis adalah sosok yang sering membuat bapak kecewa dan sering membuat bapak marah dan merasa direpotkan akan gerak-gerik yang saya lakukan tapi perlu bapak ketahui, mungkin hari ini saya belum bisa membuat bapak bangga dengan sosok saya tapi saya berjanji saya akan membuat bangga dengan senyuman yang terpancar dari sosok bapak dimasa yang akan datang dan jauh didalam lubuk hati saya bahwa setiap saya memutuskan untuk melangkah menuju sebuah kelas maka saat itu pula saya berjalan untuk memberikan yang terbaik untuk bapak disamping orang tua saya dan segala orang yang berpengaruh dalam hidup saya, terima kasih untuk bimbingan bapak hingga samapi detik ini saya masih berada di sekolah yang mulai membuat saya muak ini, dimanapun bapak berada yakinlah kami selalu ada untuk bapak, jangan pernah sungkan untuk tetap memanggil kami dengan sebutan "anak", semoga bapak bisa lebih berhasil ditempat bapak berada sekarang dan semoga bapak bisa membuktikan bahwa sekolah kami telah salah membiarkan bapak pergi begitu saja !!!!!!!!!!!
We love you Pap, We love you Pa Ariel, We love you Pa Parto, And We ALWAYS love you ATEP "AANG" NIRWANA ..
#Deskripsikan sosok bapak kita menurut kalian yah, dikomen aja tulis supaya kita saling tau sosok bapak dimata kita seperti apa, tolong tagg ke temen-temen yang lain yah soalnya saya ga tau semua nama fb nya dan yang mau share mangga ,thanks
By: M. Galuh Fauzi
#didalam catatan ini mungkin saya sebagai penulis adalah sosok yang sering membuat bapak kecewa dan sering membuat bapak marah dan merasa direpotkan akan gerak-gerik yang saya lakukan tapi perlu bapak ketahui, mungkin hari ini saya belum bisa membuat bapak bangga dengan sosok saya tapi saya berjanji saya akan membuat bangga dengan senyuman yang terpancar dari sosok bapak dimasa yang akan datang dan jauh didalam lubuk hati saya bahwa setiap saya memutuskan untuk melangkah menuju sebuah kelas maka saat itu pula saya berjalan untuk memberikan yang terbaik untuk bapak disamping orang tua saya dan segala orang yang berpengaruh dalam hidup saya, terima kasih untuk bimbingan bapak hingga samapi detik ini saya masih berada di sekolah yang mulai membuat saya muak ini, dimanapun bapak berada yakinlah kami selalu ada untuk bapak, jangan pernah sungkan untuk tetap memanggil kami dengan sebutan "anak", semoga bapak bisa lebih berhasil ditempat bapak berada sekarang dan semoga bapak bisa membuktikan bahwa sekolah kami telah salah membiarkan bapak pergi begitu saja !!!!!!!!!!!
We love you Pap, We love you Pa Ariel, We love you Pa Parto, And We ALWAYS love you ATEP "AANG" NIRWANA ..
#Deskripsikan sosok bapak kita menurut kalian yah, dikomen aja tulis supaya kita saling tau sosok bapak dimata kita seperti apa, tolong tagg ke temen-temen yang lain yah soalnya saya ga tau semua nama fb nya dan yang mau share mangga ,thanks
By: M. Galuh Fauzi
Sunday, 16 October 2011
Ketulusan
Akal dan pikiranku bak menerawang
Khayal dan impianku terbang melayang
Sesaat kau pertanyakan tentang tulusnya cinta
Apakah cintamu tulus untukku?
Apakah setiamu kan selalu untukku?
Tanyamu membuat gundah kalbuku
Ketulusan cinta takkan terukir harta dan nyawa
Waktu takkan dapat memperhitungkan ketulusan
Ketulusan takkan berubah ditelan zaman
Setiaku hanyalah untukmu pemilik cinta sejati
Khayal dan impianku terbang melayang
Sesaat kau pertanyakan tentang tulusnya cinta
Apakah cintamu tulus untukku?
Apakah setiamu kan selalu untukku?
Tanyamu membuat gundah kalbuku
Ketulusan cinta takkan terukir harta dan nyawa
Waktu takkan dapat memperhitungkan ketulusan
Ketulusan takkan berubah ditelan zaman
Setiaku hanyalah untukmu pemilik cinta sejati
Misteri Diri
Memang telah cukup lama
Waktu telah berlalu
Malam pun telah berganti siang
Memang itu telah kodrati
Cukup lama memang
Dunia ini telah dicipta
Berjuta tahun lalu Adam dan Hawa dicipta
Cukup kita ketahui memang
Memang telah cukup lama
Waktu pertemuan kau dan aku
Hari pun telah kita lalui
Memang itu cerita indah
Cukup lama rupanya
Perasaan bimbang dan tanya
Berjuta tanyaku akan pribadimu
Cukuplah mungkin tinggal menjadi misteri
Misteri diri
Mungkin hal ini kan abadi
Tapi ku percaya pasti
Kau buka pintu dirimu
Agar ku tau jati dirimu
Waktu telah berlalu
Malam pun telah berganti siang
Memang itu telah kodrati
Cukup lama memang
Dunia ini telah dicipta
Berjuta tahun lalu Adam dan Hawa dicipta
Cukup kita ketahui memang
Memang telah cukup lama
Waktu pertemuan kau dan aku
Hari pun telah kita lalui
Memang itu cerita indah
Cukup lama rupanya
Perasaan bimbang dan tanya
Berjuta tanyaku akan pribadimu
Cukuplah mungkin tinggal menjadi misteri
Misteri diri
Mungkin hal ini kan abadi
Tapi ku percaya pasti
Kau buka pintu dirimu
Agar ku tau jati dirimu
Sunday, 9 October 2011
Dalam Sepi Ku Mencinta
Ku termenung akan dirimu,
ku termangun akan sikapmu,
ku tertunduk akan pandanganmu,
ku terlamun akan ucapanmu.
Dirimu gadis pujaanku,
sikapmu membuatku menerawang,
pandanganmu memancarkan kedamaian,
ucapanmu luluhkan hatiku.
Tapi apa daya diriku,
sepi yang kini menghampiriku,
disaat kau jauh dari pandanganku,
tetapi dirimu tetap dihatiku.
Dalam kesepian ku mencinta,
mencinta kasih yang kini tak disisiku,
bayang dirimu dalam hatiku,
yang akan selalu temani hidupku.
ku termangun akan sikapmu,
ku tertunduk akan pandanganmu,
ku terlamun akan ucapanmu.
Dirimu gadis pujaanku,
sikapmu membuatku menerawang,
pandanganmu memancarkan kedamaian,
ucapanmu luluhkan hatiku.
Tapi apa daya diriku,
sepi yang kini menghampiriku,
disaat kau jauh dari pandanganku,
tetapi dirimu tetap dihatiku.
Dalam kesepian ku mencinta,
mencinta kasih yang kini tak disisiku,
bayang dirimu dalam hatiku,
yang akan selalu temani hidupku.
Subscribe to:
Posts (Atom)