Bila berita surga,
tak lagi membuat hati rindu.
Bila berita neraka,
tak lagi membuat hati merana.
Maka perhitungan amal,
hanyalah angan-angan.
Butalah jiwa,
tersesat fatamorgana.
Mati dalam jasad yang resah.
Berhentilah!
Wahai jiwa yang panjang angan-angan!
Wahai jiwa yang hanya mampu bernostalgia,
dengan sejarah kemenangan!
Wahai jiwa yang hanya mampu meruntuhi kesalahan
dan usaha orang lain!
Kini saatnya memberi makna buat diri sendiri!
Menoreh prestasi, mencatat kemuliaan diri!
No comments:
Post a Comment