Ku Termenung Dalam Sepi,
Disudut Kamar Sendiri,
Terkurung Sunyi,
Dalam Sendu Yang Harus Kuhadapi.
Aku Harus Jujur,
Tatapanku Mulai Kabur,
Disaat Semua Harapan Telah Hancur,
Biarlah Toh Nasi Sudah Jadi Bubur.
Titian Takdir Itu Pasti,
Entah Bersama Pasangan Atau Sendiri,
Tak Akan Memaksa Lagi,
Akan Kuhadapi Walaupun Aku Mati.
Kini Hanya Gelap Yang Kurasa,
Biarlah Mungkin Ini Awal Cerita,
Berwarna Atau Hampa Tak Mengapa,
Aku Hanya Ingin Tahu Akhir Cerita.
Aku Ini Siapa Dalam Ceritanya?
Ya Akulah Fatamorgana.
No comments:
Post a Comment