Monday, 9 December 2024

Keheningan Dalam Jiwa

 

Aku pria yang diam tanpa suara,
Merangkai rasa dalam senyap yang hampa,
Tiada bisik meski luka menganga,
Biarlah derita terpendam dalam dada.

Langkahku pelan, tak goyah meski luka,
Rahasia kusimpan, tak pernah kubuka,
Jiwa bergemuruh, namun tetap tak terjeda,
Hidupku sepi, tanpa perlu berkata.

Jika maut datang tanpa tanda nyata,
Biarlah menjadi kejutan bagi semesta,
Tak ada ratap, hanya doa yang sederhana,
Meninggalkan dunia dalam tenang yang nyata.

Kesunyian ini menjadi teman jiwa,
Menjaga hatiku dari hiruk pikuk dunia,
Tak perlu cerita tentang rasa yang luka,
Hanya Tuhan yang tahu tiap dera.

Akhir dari hidup hanyalah fana,
Namun diamku jadi kenangan yang indah saja,
Jadilah pria yang tegar, penuh makna,
Heningnya jiwa membawa tenang selamanya.

Saturday, 7 December 2024

Gelap Yang Sepi


Ku Termenung Dalam Sepi,
Disudut Kamar Sendiri,
Terkurung Sunyi,
Dalam Sendu Yang Harus Kuhadapi.

Aku Harus Jujur,
Tatapanku Mulai Kabur,
Disaat Semua Harapan Telah Hancur,
Biarlah Toh Nasi Sudah Jadi Bubur.

Titian Takdir Itu Pasti,
Entah Bersama Pasangan Atau Sendiri,
Tak Akan Memaksa Lagi,
Akan Kuhadapi Walaupun Aku Mati.

Kini Hanya Gelap Yang Kurasa,
Biarlah Mungkin Ini Awal Cerita,
Berwarna Atau Hampa Tak Mengapa,
Aku Hanya Ingin Tahu Akhir Cerita.
Aku Ini Siapa Dalam Ceritanya?
Ya Akulah Fatamorgana.

Wednesday, 27 September 2023

Engkau Puisiku

Demi Dzat Yang Nyawaku Berada DigenggamanNya

Aku Bersaksi Atas Nama Allah

Untuk Engkau, Yang Tak Sanggup Hati Menahan

Untuk Engkau, Yang Bibir Ini Kelu Untuk Ungkapkan


KaruniaNya

Adalah Keindahan Saat Kulihat Wajahmu

Adalah Kedamaian Saat Hadirnya Dirimu


Jika Dan Hanya Jika

Jarak Yang Memisahkan Aku dan Kamu

Membuat Diri Ini Merindu


Jika Dan Hanya Jika

Pertemuan Yang Mengobati Rasa Rindu

Membuat Diri Ini Terpesona Akan Kehadiranmu


Jika Dan Hanya Jika

Kehadiranmu Yang Membuat Diri Ini Terpesona

Maka Kuingin Kemesraan Bersamamu Selamanya


Jika Mata Indahmu

Yang Membuatku Merindu

Jika Senyum Manis Bibirmu

Yang Membuatku Tersipu Malu


Jika Ku Berharap Kau Selalu Didekatku

Jika Ku Inginkan Tuhan Lambatkan Waktu


Karena Bersamamu

Satu Detik Terlalu Singkat

Satu Menit Terlalu Singkat

Satu Jam Terlalu Singkat

Satu Hari Terlalu Singkat

Satu Minggu Terlalu Singkat

Satu Bulan Terlalu Singkat

Satu Tahun Terlalu Singkat


Bahkan Kehidupan Ini Terlalu Singkat Bersamamu


Jika Engkau Milikku

Jika Aku Milikmu

Biarkan Tuhan Yang Memiliki Aku Dan Kamu

Yang Memutuskannya Apakah Kita Bersatu


Demi Allah Engkau Puisiku

Sunday, 16 April 2023

Dia Yang Aku Harap

Tak Perlu Banyak Kata, 

Cukup Tuliskan Tanpa Tanda Tanya, 

Atau Do'akan Tanpa Menyebut Nama, 

Hingga Sang Pemilik Jiwa-Nya Berkata "Ya".

Dia Bisa Apa? 


Jika Dia Tak Mengetahuinya, Tak Apa. 

Jika Ruang Dan Waktu Memisahkannya, Tak Apa. 

Jika Jarak Menghalanginya, Tak Apa.

Jika Ada Manusia Lain Mencoba Mendapatkannya, Tak Apa.

Karena Jika Pemilik Raga-Nya Berkata "Ya",

Dia Bisa Apa?


Demi Zat Yang Nyawaku Berada Digenggaman-Nya.

Dia Yang Aku Harap.


15-07-2022

Friday, 1 October 2021

Kata Manusia

Manusia, terbagi jiwa dan raga. 

Tapi apa daya jika tak lagi bernyawa? 

Mungkin sang Kuasa rindu dengan ciptaanNya.

Apa yang bisa dilakukan hamba kepada penciptaNya? 

Tunduk dan patuh kah sebagai hambaNya?

Mengumpulkan pahala atau dosa?

Sehingga mampu memilih surga atau neraka?

Karena takut siksaNya sehingga berharap nikmatNya. 

Masihkah hidup ini bermakna? 

Memintal kata-kata penuh harap. 

Mungkinkah itu yang dinamakan omong kosong belaka? 

Jika mata tak mampu lagi menatap cakrawala. 

Jika lidah nan tajam tak mampu lagi berkata. 

Jika telinga tak mampu lagi mendengar suara. 

Jika dan hanya jika, kata-kata tak bermakna yang menyeruak dari dalam dada.

Biarlah asaku dengan menyebut AsmaNya. 

Hingga Sang Pencipta berkata "Jadilah!" maka terjadilah ia.