Kedewasaan bukan terukur
dari usia yang menua.
Tapi perubahan pola fikir
menjadi bijaksana.
Sebelum bertindak,
berfikirlah selalu dua kali.
Pertama dari pandanganmu,
Kedua dari pandangan yang lain.
Bicaralah seperlunya,
lakukan sebaik-baiknya.
Terjatuh itu biasa,
tapi bangkit setelahnya baru luar biasa.
Dibutuhkan kedewasaan
untuk memahami pemikiran orang dewasa.
Dan masalah adalah jalan
untuk mendewasakan diri.
Ketika
amarah memuncak,
bersabar adalah pilihan terbaik.
Karena marah tidak
menyelesaikan masalah,
dan mengalah bukan berarti kalah.
Kata-kata angkuh mungkin dapat membuat presepsi kamuflase. Tapi kejujuran dari sang berkata hanya ia yang tahu.
Saturday, 15 March 2014
Sunday, 16 June 2013
Antara. . .
Pandangan itu. . .
Lagi-lagi pandangan yang aneh,
Namun, membuatkan nyaman dan heran.
Tapi, layaknya morfin untukku,
Tatapan itu lagi-lagi membuat,
Degup jantung itu berdegup tak layak biasanya.
Menghentikan logikaku,
Cukup kuat tuk bangunkan adrenalinku,
Layaknya gravitasi,
Kau pusat seluruh perubahan.
Antara. . .
Jarak yang memisahkan,
Pandangmu & pandangku.
Antara. . .
Yah, antara tatapan ini,
Aku. . .
Kamu. . .
Hanya tanda tanya besar dalam benakku.
Lagi-lagi pandangan yang aneh,
Namun, membuatkan nyaman dan heran.
Tapi, layaknya morfin untukku,
Tatapan itu lagi-lagi membuat,
Degup jantung itu berdegup tak layak biasanya.
Menghentikan logikaku,
Cukup kuat tuk bangunkan adrenalinku,
Layaknya gravitasi,
Kau pusat seluruh perubahan.
Antara. . .
Jarak yang memisahkan,
Pandangmu & pandangku.
Antara. . .
Yah, antara tatapan ini,
Aku. . .
Kamu. . .
Hanya tanda tanya besar dalam benakku.
Friday, 14 June 2013
Lantunan Sebuah Lagu
Lewat sebuah lantunan lagu yang di putar,
melepas semua beban yang terbakar,
oleh sebuah asa kebersamaan,
baru kurasa lagi setelah sekian lama waktu berjalan.
Kutemukan kembali rasa yang begitu indah,
yang baru kutemui lagi saat ini.
Ternyata bukan hanyalah sebuah pertengkaran dalam pertemanan,
namun keceriaan serta kebahagiaan yang ku temukan disini.
Hilangnya semua amarah,
serta dendam dalam diri,
seketika musnah oleh alunan kebersamaan,
yang mengobati luka kesendirian ini.
Science Two Community
22-06-2011
11.45
Wednesday, 20 March 2013
Segenggam Keangkuhan
Dalam kesenduan aku berbicara,
saat kau tak berada dalam batas pandangku,
saat rindu menyeruak dengan teriakan ketakutan.
Nikmati kehidupan ini tanpa kekhawatiran,
rasakan semuanya dengan tarikan nafas kebebasan.
Menarilah diatas segalanya dengan sesukamu,
menarilah tanpa arah.
Menyanyilah diatas segalanya dengan sesukamu,
menyanyilah tanpa nada.
Hiruplah angin dunia ini tanpa berfikir hal yang menyakitkan terasa.
Kesenduan itu datang dan kupastikan kesenduan itu pun akan pergi.
Rasa ini semakin menekanku dalam kehampaan,
tapi aku harus melepasnya dengan sebuah kekuatan.
Melepas dengan segenggam keangkuhan.
Karena kau tak mengerti akan sebuah tanda tanya.
Kata-kata angkuh mungkin dapat membuat persepsi kamuflase.
Tapi kejujuran dari sang berkata hanya ia yang tahu.
Keangkuhan mungkin hanya dapat tercipta dibibir.
Tapi kebenaran hakiki hanya tercipta dalam nurani.
saat kau tak berada dalam batas pandangku,
saat rindu menyeruak dengan teriakan ketakutan.
Nikmati kehidupan ini tanpa kekhawatiran,
rasakan semuanya dengan tarikan nafas kebebasan.
Menarilah diatas segalanya dengan sesukamu,
menarilah tanpa arah.
Menyanyilah diatas segalanya dengan sesukamu,
menyanyilah tanpa nada.
Hiruplah angin dunia ini tanpa berfikir hal yang menyakitkan terasa.
Kesenduan itu datang dan kupastikan kesenduan itu pun akan pergi.
Rasa ini semakin menekanku dalam kehampaan,
tapi aku harus melepasnya dengan sebuah kekuatan.
Melepas dengan segenggam keangkuhan.
Karena kau tak mengerti akan sebuah tanda tanya.
Kata-kata angkuh mungkin dapat membuat persepsi kamuflase.
Tapi kejujuran dari sang berkata hanya ia yang tahu.
Keangkuhan mungkin hanya dapat tercipta dibibir.
Tapi kebenaran hakiki hanya tercipta dalam nurani.
Wednesday, 9 November 2011
Akankah Semua Ini Abadi?
Egoku dan egomu mungkin sama kerasnya,
sehingga terkadang kesalah pahaman,
terjadi diantara diriku dan dirimu.
Ketakutanmu seringkali menjadi anggapan negatif bagiku,
begitu pula ketakutanku seringkali menjadi anggapan negatif bagimu.
Diriku dan dirimu pun tau kesalah pahaman ini ada,
karena aku dan kamu saling ingin menjaga,
walaupun terkadang cara dari pengertian,
aku padamu dan kamu padaku,
tak dapat dimengerti dengan baik,
oleh diri kita masing-masing.
Ku tau kau takut kehilanganku,
dan kau pun jelas tau aku pun takut kehilanganmu.
Keinginanmu dan keinginginanku adalah sama,
inginkan semua rasa ini abadi dan tak kan pernah berubah.
Tanyaku pada Tuhan,
akankah semua ini abadi?
Aku tak tau dan kau pun tak tau.
Tapi Tuhan Jelas tau dengan segala kuasa-Nya,
dan pintaku dengan segala pintaku pada-Nya,
Ku ingin abadi bersamamu.
sehingga terkadang kesalah pahaman,
terjadi diantara diriku dan dirimu.
Ketakutanmu seringkali menjadi anggapan negatif bagiku,
begitu pula ketakutanku seringkali menjadi anggapan negatif bagimu.
Diriku dan dirimu pun tau kesalah pahaman ini ada,
karena aku dan kamu saling ingin menjaga,
walaupun terkadang cara dari pengertian,
aku padamu dan kamu padaku,
tak dapat dimengerti dengan baik,
oleh diri kita masing-masing.
Ku tau kau takut kehilanganku,
dan kau pun jelas tau aku pun takut kehilanganmu.
Keinginanmu dan keinginginanku adalah sama,
inginkan semua rasa ini abadi dan tak kan pernah berubah.
Tanyaku pada Tuhan,
akankah semua ini abadi?
Aku tak tau dan kau pun tak tau.
Tapi Tuhan Jelas tau dengan segala kuasa-Nya,
dan pintaku dengan segala pintaku pada-Nya,
Ku ingin abadi bersamamu.
Subscribe to:
Posts (Atom)