Jika kau seseorang yang hebat, apakah yang akan anda lakukan saat emosi berkecamuk?
Jika kamu memiliki orang yang sangat kamu sayang, apa yang akan kamu lakukan jika ucapanmu hanya sekadar di dengar dan tak pernah di pahami?
Pernahkah kamu berfikir tentang seseorang yang hanya memikirkan dirinya sendiri karena tidak bisa membantu memikirkan orang lain?
Bagaimana seseorang yang menyayangimu akan selalu menyayangimu sedangkan kamu pun hanya mengkritikinya karna tidak senang akan cara untukmu berubah lebih baik?
Apakah orang yang menyayangimu itu menganggap dirinya lebih suci dan lebih dewasa?
Dan mungkin kau hanya berfikir saat dia bisa memperhatikanmu saja dan melihatnya minoritas saat dia mengabaikanmu?
Berfikirlah!
Berfikirlah!
Berfikirlah!
Untukku lebih baik menyelesaikan urusan pribadiku sendiri tanpa campur tangan orang lain selain Allah jika itu malah menambah runyam suasana. Apakah salah jika dalam keadaan penuh emosi kita menghindarkan diri agar orang yang kita sayangi tak merasakan masalah tersebut?
Jika kamu inginkan seseorang yang sempurna dan tak ada cacatnya, mungkin aku bukan orangnya.
Semoga kalian mengerti dengan ucapan panjang lebar ini.
No comments:
Post a Comment