Ku termenung akan dirimu,
ku termangun akan sikapmu,
ku tertunduk akan pandanganmu,
ku terlamun akan ucapanmu.
Dirimu gadis pujaanku,
sikapmu membuatku menerawang,
pandanganmu memancarkan kedamaian,
ucapanmu luluhkan hatiku.
Tapi apa daya diriku,
sepi yang kini menghampiriku,
disaat kau jauh dari pandanganku,
tetapi dirimu tetap dihatiku.
Dalam kesepian ku mencinta,
mencinta kasih yang kini tak disisiku,
bayang dirimu dalam hatiku,
yang akan selalu temani hidupku.
Kata-kata angkuh mungkin dapat membuat presepsi kamuflase. Tapi kejujuran dari sang berkata hanya ia yang tahu.
Sunday, 9 October 2011
Sunday, 25 September 2011
Dalam Anganku
Di jiwa ini terdapat bahasa yang mengalun indah,
ku mencoba mengungkapkannya,
dan selalu mencobanya.
Namun, apa dayaku,
pandangan matamu menghancurkan jiwaku,
kata-kata yang telah kususun semua dalam anganku,
seketika sirna saat melihat pandanganmu.
Mungkin aku sebuah karang,
yang bisa menyakitimu,
tapi jika kamu tau,
sedikitpun tidak ingin karang ini menyakitimu.
Dengan segenap cinta aku bertanya,
kau inginkan karang ini seperti apa,
hingga membuatmu nyaman,
dan tak merasa tersakiti?
Karang kokoh ini akan hancur,
lebur dan meluber oleh terpaan ombak,
jika kau tak membuatnya senyaman mungkin.
Karang ini terlubangi oleh masa kelamnya,
sebelum kau singgah dan berlindung padanya,
tetaplah berada disandaranmu,
dan berusahalah tutup lubang itu.
Terpaan ombak masih menghantamku,
dan tak pernah ku lewati,
rasa sakitku saat menyakitimu,
karena karang ini lemah tanpamu.
ku mencoba mengungkapkannya,
dan selalu mencobanya.
Namun, apa dayaku,
pandangan matamu menghancurkan jiwaku,
kata-kata yang telah kususun semua dalam anganku,
seketika sirna saat melihat pandanganmu.
Mungkin aku sebuah karang,
yang bisa menyakitimu,
tapi jika kamu tau,
sedikitpun tidak ingin karang ini menyakitimu.
Dengan segenap cinta aku bertanya,
kau inginkan karang ini seperti apa,
hingga membuatmu nyaman,
dan tak merasa tersakiti?
Karang kokoh ini akan hancur,
lebur dan meluber oleh terpaan ombak,
jika kau tak membuatnya senyaman mungkin.
Karang ini terlubangi oleh masa kelamnya,
sebelum kau singgah dan berlindung padanya,
tetaplah berada disandaranmu,
dan berusahalah tutup lubang itu.
Terpaan ombak masih menghantamku,
dan tak pernah ku lewati,
rasa sakitku saat menyakitimu,
karena karang ini lemah tanpamu.
Kau Yang Mengajariku Arti Kehidupan
Penglihatanmu memang tak berfungsi,
tapi bukan itu yang buatku menjauh,
tapi lantas aku mendekat,
dan menjalin persahabatan denganmu.
Kau memang tak melihat,
tapi hatimu lebih tajam dari pandangan matamu,
kau yang selama ini berikan arti kehidupan,
kau yang selalu bersabar di atas semua cemoohan,
aku salut padamu,
karena aku tidaklah bisa sesabar dirimu.
Biarlah Tuhan membawamu kembali,
sepi itu sekarang milikmu,
sebab kelak juga ia akan menjadi milik siapa saja,
aku, dia, ataupun mereka.
Cerita telah selesai dimainkan dengan baik,
tanpa cela dusta pura-pura,
tidurlah dengan nyenyak paling nyenyak.
Embun hati di basah hijau rumputan,
nanti terus lahir meneduhkanmu dari panas matahari,
mungkin juga bisa gelap paling dan tergelap,
tak luput bersahutan terhampar menjadi hutan.
Selamat tinggal sahabat,
terucap syukurku karena telah mengenalmu,
terucap terimakasih padamu,
yang mengajariku arti kehidupan.
tapi bukan itu yang buatku menjauh,
tapi lantas aku mendekat,
dan menjalin persahabatan denganmu.
Kau memang tak melihat,
tapi hatimu lebih tajam dari pandangan matamu,
kau yang selama ini berikan arti kehidupan,
kau yang selalu bersabar di atas semua cemoohan,
aku salut padamu,
karena aku tidaklah bisa sesabar dirimu.
Biarlah Tuhan membawamu kembali,
sepi itu sekarang milikmu,
sebab kelak juga ia akan menjadi milik siapa saja,
aku, dia, ataupun mereka.
Cerita telah selesai dimainkan dengan baik,
tanpa cela dusta pura-pura,
tidurlah dengan nyenyak paling nyenyak.
Embun hati di basah hijau rumputan,
nanti terus lahir meneduhkanmu dari panas matahari,
mungkin juga bisa gelap paling dan tergelap,
tak luput bersahutan terhampar menjadi hutan.
Selamat tinggal sahabat,
terucap syukurku karena telah mengenalmu,
terucap terimakasih padamu,
yang mengajariku arti kehidupan.
Saturday, 10 September 2011
Expresi Hati
Kau terlalu indah,
hingga ku selalu berfikir berulang-ulang,
hanya untuk mengatakan sebuah kalimat.
Ku takkan merasa jenuh,
karena kau selalu kurasakan dalam hatiku,
penantianku tulus untukmu.
Parasmu sungguh sangat indah,
sehingga takkan pernah,
buatku untuk alihkan pandanganku darimu.
Senyummu menggetarkan jiwaku,
karena musim ini begitu berat untukku,
cobalah terangi langkahku dengan rasa sayangmu.
Dan aku akan akhiri semua pencarianku,
pada dirimu yang telah buatku terdiam terbisu,
oleh semua rasa kagum diriku padamu.
Masa laluku,
masa lalumu,
aku tak peduli semua itu,
karena yang pasti aku mencintaimu.
hingga ku selalu berfikir berulang-ulang,
hanya untuk mengatakan sebuah kalimat.
Ku takkan merasa jenuh,
karena kau selalu kurasakan dalam hatiku,
penantianku tulus untukmu.
Parasmu sungguh sangat indah,
sehingga takkan pernah,
buatku untuk alihkan pandanganku darimu.
Senyummu menggetarkan jiwaku,
karena musim ini begitu berat untukku,
cobalah terangi langkahku dengan rasa sayangmu.
Dan aku akan akhiri semua pencarianku,
pada dirimu yang telah buatku terdiam terbisu,
oleh semua rasa kagum diriku padamu.
Masa laluku,
masa lalumu,
aku tak peduli semua itu,
karena yang pasti aku mencintaimu.
Wednesday, 7 September 2011
Tanya Pada Bintang, Mungkin Ia Tau.
Bermain dengan semua keraguan,
berteman dengan semua keangkuhan.
Namun, kau temaniku di malamku yang sunyi,
musim boleh berubah,
pandangan manusia pun semuanya berubah,
tapi tidak denganmu.
Ketika semua menjauh,
kau temaniku di gelap malamku,
merasakan semua berputar,
hingga ku terjatuh namun kau tetap berada di dekatku.
Mendekap bayangku sendiri di tengah kesunyian,
kau datang dengan segala kehangatan,
dan ku rasakan semua panggilanmu wahai bintang,
ingin ku gapai erat dirimu walau itu dalam khayalku.
Kau rangkaikan sebuah mimpi untukku,
buatku selalu bermimpi dalam angan kelamku,
bantuku lepas semua beban kehidupan,
dan kau telah berhasil buatku tertawa di dalam kesedihanku.
Melihat semua harapan yang selalu berubah,
tinggalkan dirimu dan dirinya dengan semua keraguan,
mereka-reka apa yang terjadi ke depannya.
Aku tak tau, kau dan dia pun tak tahu.
Tanya pada bintang, mungkin ia tau.
berteman dengan semua keangkuhan.
Namun, kau temaniku di malamku yang sunyi,
musim boleh berubah,
pandangan manusia pun semuanya berubah,
tapi tidak denganmu.
Ketika semua menjauh,
kau temaniku di gelap malamku,
merasakan semua berputar,
hingga ku terjatuh namun kau tetap berada di dekatku.
Mendekap bayangku sendiri di tengah kesunyian,
kau datang dengan segala kehangatan,
dan ku rasakan semua panggilanmu wahai bintang,
ingin ku gapai erat dirimu walau itu dalam khayalku.
Kau rangkaikan sebuah mimpi untukku,
buatku selalu bermimpi dalam angan kelamku,
bantuku lepas semua beban kehidupan,
dan kau telah berhasil buatku tertawa di dalam kesedihanku.
Melihat semua harapan yang selalu berubah,
tinggalkan dirimu dan dirinya dengan semua keraguan,
mereka-reka apa yang terjadi ke depannya.
Aku tak tau, kau dan dia pun tak tahu.
Tanya pada bintang, mungkin ia tau.
Subscribe to:
Posts (Atom)