Saturday, 3 September 2011

Menghilang Dalam Hampa

Sekarang apa lagi yang ingin kau buat padaku?
tak satupun dari sejuta gangguanmu itu buatku tertuju padamu,
aku muak akan kamu yang tak pernah dewasa,
setidaknya kau tidak kurang dewasa dari pada aku.

Tapi, bukannya kau berfikir setelah ku putuskan semua,
kau malah merusak segalanya,
ku akan tepati janji itu,
jika kau tak mendekatinya dan bicara padanya.

Dan untukmu yang bersembunyi di balik topeng itu,
ternyata semuanya hanya dusta belaka,
kau inginkan sang dewiku untuk berpaling kepadamu,
tapi silahkan dia bukan milikku lagi.

Semua terasa hampa bagiku,
semua seharusnya ku bisa kontrol,
sehingga tak perlu rasanya aku mengingat semua ini,
tapi kau juga yang ingatkanku pada semuanya.

Ku ingin menghirup kebebasan di atas semua penderitaaanku,
ku ingin merasakan semua syair yang ku buat bukan untuk melepas bebanku,
tapi dasar keindahan sebuah kata-kata,
tapi lupakanlah, semua sudah tak berarti.

Kau bisa hilang dalam hampa,
kau bisa pergi tanpa arti,
kau bisa pergi selamanya,
tapi kau takkan pernah bisa menghapus semua jejak langkahmu itu.

No comments:

Post a Comment